HUKUM & KRIMINALLINTAS DAERAHLINTAS PERISTIWA

Perhutani Bersama Pemkab Bondowoso Siap Tindak Tegas Premanisme di Wisata

BONDOWOSO, kompasjatim.com – Perhutani bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur, juga unsur kepolisian akan menindak tegas segala bentuk kejahatan premanisme yang mengganggu kenyamanan wisatawan di semua titik objek wisata Bondowoso.

Dikatakan Abdul Gani, Humas Perhutani Bondowoso, bahwa perbuatan premanisme yang tidak terpuji dengan melakukan Pungli (Pungutan Liar) yang meresahkan wisatawan dari berbagai daerah yang berkunjung ke objek wisata.

“Kami akan tindak tegas segala bentuk gangguan keamanan dan kenyamanan di tempat wisata. Pastinya, kami koordinasi dengan Pemkab Bondowoso dan pihak berwenang yakni Polres Bondowoso,” katanya, Rabu (16/1/2019)

Lanjutnya, kerjasama selama ini yang sudah dibangun dengan Pemkab dan Perhutani berjalan dengan baik untuk kemajuan sektor pariwisata.

Dia memastikan, objek wisata yang ada di Bondowoso, kedepannya akan memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara (Wisman).

Jika ada gangguan pungli, kepada orang yang akan melakukan prewedding, perkemahan dan kunjungan lainya, kata Gani, pihaknya sudah mengantongi nama – nama itu.

Ini tidak baik untuk dibiarkan dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk menertibkannya, bila ada pihak yang mengganggu keamanan maka jajaran kepolisian yang akan menindaknya.

Lebih jauh Gani menceritakan, sebelum ia menjabat di Humas Perhutani, bahwa preman itu merupakan warga setempat yang dirangkul dan dipekerjakan disana.

“Untuk menghentikan mereka saat ini sangat sulit karena keberadaan mereka sudah kadung membaur. Apabila mereka diberhentikan, akan berbuat ulah dan merusak fasilitas yang ada di objek wisata,” jelasnya.

Merubah SDM mereka sangat tidak mudah, tapi pihaknya akan terus melakukan pembenahan secara perlahan. “Kalau di tempat wisata ada parkir liar, nanti ditangani oleh dinas terkait dan kalau misalkan mengganggu ketertiban maka akan dikoordinasikan dengan polisi,” tegasnya.

Pemkab Bondowoso dan Perhutani sepakat membasmi premanisme yang malak, pungli dan minta uang masuk wisata. Kamis (17/1/2019) akan di buatkan surat pernyataan disaksikan pihak kepolisian dengan tidak melakukan perbuatan seperti itu lagi.

“Ketika mereka masih mengulangi perbuatannya, maka nanti ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter : Moh. Darmono
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: