KESEHATANLINTAS DAERAHLINTAS PERISTIWA

Jumlah Pengidap HIV/AIDS Kabupaten Bondowoso Terus Meningkat

BONDOWOSO, kompasjatim.com – AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome), yaitu kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus). HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia & kemudian menimbulkan AIDS.

Virus ini menyerang sel Limfosit-T yang berfungsi sebagai salah satu sistem kekebalan tubuh manusia dengan menggunakan RNA sebagai molekul pembawa informasi genetik.

Menurut Sinung Sudrajat, Komisi IV DPRD Bondowoso mengatakan tingginya jumlah kasus AIDS di Kabupaten Bondowoso salah satunya juga disebabkan oleh makin meningkatnya angka tenaga kerja keluar daerah. Penularan AIDS yang paling mudah yaitu dengan hubungan intim secara bergantian.

Jumlah HIV/AIDS tiap bulannya semakin meningkat dan tiap kecamatan sudah ada yang terjangkit penyakit ini. Jumlah keseluruhan per September 2018 yang terjangkit sebanyak 321 orang. Dan 21 orang diantaranya masih balita.

“Per September 2018 penderita HIV/AIDS sebanyak 321 orang. Ironisnya, dari jumlah itu ada 21 anak – anak atau masih balita dan sudah meninggal 1 anak. Jadi sekarang tinggal 320 orang,” katanya, Selasa (22/1/2019).

Diharapkan, upaya pencegahan dari Pemkab Bondowoso untuk mengadakan sosialisasi kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS itu apa dan bagaimana dampaknya.

“Pendampingan dari dinas terkait dan lembaga – lembaga yang sudah aktif seperti Yapikma sangat dibutuhkan yang lebih aktif lagi kepada penderita,” ujarnya.

Masyarakat Bondowoso butuh sosialisasi dan pendampingan terhadap penderita Odha secara pasti, agar penyakit ini tidak semakin banyak bertebaran di sejumlah wilayah. Sangat diinginkan koordinasi antara Dinas Kesehatan, para aktivis dan KPAD yang berlangsung intensif, agar korban tidak semakin berjatuhan.

Lebih lanjut Sinung mengatakan tentunya tetap menjaga etika yang sudah ada serta harus diwaspadai, penyebaran HIV/Aids. Sejauh ini masih banyak masyarakat yang belum sadar akan virus berbahaya dan mematikan tersebut.

“Anggaran penanggulangan HIV/AIDS di Bondowoso harus segera berpihak.Ketika kita semakin masuk, semakin banyak pula yang kita temukan penderita ini, seperti fenomena gunung es,” pungkasnya.

Reporter : Moh. Darmono
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: