HUKUM & KRIMINALLINTAS DAERAHLINTAS PERISTIWA

LSM AKP Bondowoso Minta Kejari Usut Aktor Dugaan Manipulasi Dana Hibah

BONDOWOSO, kompasjatim.com – Edy Wahyudi, Ketua LSM AKP (Aliansi Kebijakan Publik) kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (28/1/2019) meminta Kejari (Kejaksaan Negeri) Bondowoso memanggil semua penerima bantuan dana Hibah tahun 2017-2018.

Menurutnya, dari data yang ia peroleh, dibalik penerima manfaat dana hibah diduga kuat ada aktor intelektual yang memanipulasi. Karena dana yang diterima oleh penerima manfaat tidak sesuai dengan jumlah anggaran.

“Ketika saya tanya kepada penerima, ia mengaku menerima bantuan berupa uang sebanyak Rp 20 juta. Kemudian ada yang dibelikan dua ekor sapi, oleh penerima,” kata Edy panggilan akrabnya.

Anggaran itu dicairkan di Bank Jatim Bondowoso, kata Edy, yang penerima dimintai tandatangan dan cap jempol. Siapa yang mengantarkan penerima ke Bank Jatim, pihaknya sudah dapat penjelasan dari penerima manfaat.

“Seharusnya penerima manfaat itu terima anggaran sebesar Rp 200 juta. Lalu kemana anggaran yang Rp 180 jutanya? tanya Edy.

Sumber anggaran dana hibah provinsi Jatim, tingkat satu, dari biro Peternakan dan Kesos turun di kabupaten Bondowoso sebanyak Rp 10,9 miliar tahun anggaran 2017-2018. Pihaknya meminta kepada Kejari Bondowoso mengungkap siapa aktor intelektual itu.
“Jangan kemudian yang menerima manfaat diobok – obok karena semua ini diduga kuat ada aktor intelektualnya,” urainya.

Lanjut Edy, menjelaskan bahwa bantuan hibah itu peruntukannya di Bondowoso bermacam – macam. Ada pokmas, ada yang dibelikan sapi dan bangunan mushola dll.

“Laporan kami di Kejari Bondowoso sekitar sudah tiga bulanan dan Kejari sudah melakukan pemanggilan kepada penerima dan pihak terkait. Saya menduga bantuan hibah ini ada yang fiktif,” pungkasnya.

Reporter : Moh. Darmono
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: