BUDAYALINTAS DAERAHPEMERINTAHANSOSIAL & BUDAYA

Kunjungan Wisata 2019 di Situbondo Masih Hangat Dibicarakan

SITUBONDO, kompasjatim.com – Dalam menjadi tuan rumah dan memasuki tahun kunjungan wisata (TKW) 2019 di Kabupaten Situbondo masih menjadi perbincangan hangat di banyak kalangan, mulai dati kalangan pejabat hingga masyarakat menengah ke bawah di Situbondo, Jumat (08/02/2019).

Hal berbeda disampaikan Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf. Ahmad Junu Toa, ia meminta terhadap masyarakat di wilayah Situbondo untuk optimis serta mendukung program dan kebijakan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Menurutnya ia mengakui sebagai Forkopimda sangat mendukung apa yang telah menjadi kebijakan bupati terkait TKW 2019.

“Begini mas kapasitas saya di sini sebagai Forkopimda, jadi terkait TKW saya mendukung dan optimis pemerintah Kabupaten Situbondo itu siap dalam memasuki Event yang telah dicanangkan oleh Pemkab sendiri dan tentu itu kebijakan bupati, dan permasalahan itu sering di bicarakan di forum mas. Jadi saya tahu itu,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga menyinggung jika ada orang atau apa pun itu yang mengatakan bahwa Situbondo belum siap itu merupakan parameter sendiri. menurutnya jika di bilang tak siap jangan hanya dengan kritikan atau pendapat tapi tunjukkan data-datanya dikatakan tidak siap dari segi apa.

“Ya jika ada orang atau siapa pun menyatakan Situbondo belum siap itu merupakan parameter sendiri, juga adanya kritikan atau pendapat Situbondo itu belum siap menurut saya jangan hannya dengan kritikan tapi tunjukkan juga datanya, ke tidak siapannya terletak di mana,” tambahnya.

Selain itu Letkol Inf. Ahmad Junu Toa, juga membenarkan argumen wakil bupati H. Yoyok Mulyadi dalam ajakan atau Tantangannya terkait TKW. “Menurut saya pernyataan Wakil Bupati terkait “Menantang” itu bagi saya adalah argumen akademis, yang intinya mengajak adu pendapat dan argumen terkait kesiapannya dalam menyambut TKW 2019 ini,” jelasnya.

“Kami mengharap dengan adanya TKW di Situbondo bukan hanya obyek wisata yang di jual atau disuguhkan namun kebudayaan kota bumi Sholawat Nariyah ini juga lebih disuguhkan dan diperkenalkan untuk para wisatawan baik lokan maupun internasional,” pungkasnya.

Reporter : Zaen Giri
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: