KESEHATAN

RSD Koesnadi 80 Persen Layani Pengguna BPJS Kesehatan

BONDOWOSO, kompasjatim.com – Dikatakan Tasrip, Wakil Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) DR. Koesnadi Bondowoso, Jawa Timur, .bahwa mayoritas pasien di RSD DR. Koesnadi menggunakan BPJS Kesehatan. Bahkan, hampir 80 – 90 persen dari total pasien yang ada.

Namun sayang, Tasrip tak menyebut berapa jumlah total pasien yang ada saat di wawancara, Kamis (14/2/2019). Cuman bilang, pasien paling banyak pasien BPJS KIS yang dibiayai APBN.

“Nggak hafal kalau saya itu (Berapa persen dari jumlah total pasien?). Kalau total dari BPJS yang dilayani asuransi kisarannya adalah antara 80-90 persen itu adalah sudah menggunakan BPJS,” ungkap

Walaupun mayoritas pasien adalah penggunaan BPJS, pihaknya tidak akan membeda-bedakan pasien. Bahkan, pihaknya ke depan akan terus meningkatkan pelayanan kepada pasien.

“Jadi tidak ada pembedaan, tidak ada diskriminasi. Semuanya pasien disini dilayani,” katanya.

Selama ini, lanjut Tasrip, sering terjadi kesulitan karena masyarakat minimnya sosialisasi hingga informasi tidak sampai. Karena itulah, pihaknya selalu memberi waktu 3×24 jam untuk mengurusi berbagai hal persyaratan BPJS.

“Kalau 3×24 jam itu persyaratan BPJS belum selesai maka kami dengan terpaksa, karena sistem sudah terintegrasi, itu harus diubah statusnya menjadi umum,” jelasnya.

Kalau tidak seperti itu, sambung Tasrip,manajemen mengalami kesulitan. Karena itu ada forensik di SIM RS, jika berubah-berubah, akan menjadi bahan yang kurang bagus dalam hal manajemen.

Ia mengimbau kepada masyarakat bila hendak ke rumah sakit, agar persyaratan administrasinya dilengkapi mulai sekarang.

“Siap-siap, kita semua tidak mengharapkan sakit kan. Tapi sedia payung sebelum hujan itu sangat penting,” tegasnya.

Saat ditanya apakah ada tempat pengaduan bagi pasien BPJS manakala menerima pelayanan kurang maksimal, Tasrip, menerangkan pihaknya memiliki tim pengaduan di PKRS.

Namun, Ia menegaskan bahwasanya jika hal pengaduan itu berkaitan dengan manajemen di RS bisa mengadu di PKRS. Akan tetapi jika berkaitan dengan kebijakan BPJS, mengadu pada lembaga tersebut.

“Ada tim kami pengaduan di PKRS,” pungkasnya.

Reporter : Moh. Darmono
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: