KESEHATANLINTAS DAERAH

M. Iqbal Afif Ketua PMI Bondowoso Apresiasi Pendonor Darah Terbanyak

BONDOWOSO, kompasjatim.com – Ruhaji Budijanto (58), salah satu tenaga kontrak di Dinas PUPR yang honornya Rp 375.000 per bulan mengatakan telah mendonorkan darahnya 105 kali.
Ruhaji panggilan sapaannya warga Sukowono kabupaten Jember.

Bahkan nama Ruhaji Budijanto sudah terdaftar oleh PMI Kabupaten Bondowoso, menjadi salah satu pendonor terbanyak 104 kali. Hingga mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden Joko Widodo tahun 2018 di Hotel Sahid.

Menurut Ruhaji Budianto, bahwa dirinya secara sukarela mendonorkan darahnya sejak tahun 1984. Adapun donor ke 105 kalinya Ia lakukan pada 5 Maret 2019 kemarin. Sementara yang pertama kali ia mendonorkan darahnya ketika menolong korban kecelakaan.

“Dulu ada korban kecelakaan kondisinya parah. Secara kebetulan waktu itu saya membantu mengantarkan ke rumah sakit. Setibanya di rumah sakit kekurangan darah dan ketika itu saya langsung donor,” katanya, Selasa (5/3/2019)

Ruhaji, yang sudah berusia lanjut ini merasa haru dengan penghargaan yang diberikan oleh presiden Joko Widodo. Sebenarnya sejak awal tidak pernah terbesit untuk mengejar penghargaan tersebut.

Sementara Ruhaji memiliki golongan darah O, dan ia merasa sangat beruntung. Karena dengan golongan darah itu ia bisa membantu semua golongan darah.

“Selama ini, saya rutin mendonorkan darah setiap dua bulan 10 hari ke PMI. Semua itu saya lakukan dengan ikhlas untuk kemanusiaan. Dibenak saya bagaimana si penerima biar sembuh dan sehat,” tandasnya

Sementara itu, Muhammad Iqbal Afif, ketua PMI Bondowoso mengatakan sangat apresiasi tindakan nyata Ruhaji Budijanto yang selalu ikhlas dan rutin mendonorkan darahnya.

“Bagi saya Ruhaji ini yang mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden. Maka harus mendapatkan sesuatu dari Pemkab Bondowoso dan honornya tiap bulan sesuai UMK,” katanya.

Lanjut Afif, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati, dengan harapan anak dari Ruhaji juga bisa mendapatkan beasiswa. Dan ini tentunya bentuk apresiasi Pemkab Bondowoso.

Ia juga menjelaskan agar kedepannya warga Bondowoso ada lagi seperti pak Ruhaji. Sebab, sesuai motto PMI bahwa setetes darah mampu menolong kelangsungan hidup bagi orang lain.

“Kami akan giat melakukan sosialisasi kemasyarakat agar kesadaran pendonor darah lebih meningkat. Sejatinya, bagi saya yang baik kemarin akan saya lanjutkan dan yang kurang baik harus ditenggelamkan,” pungkasnya

Reporter : Moh. Darmono
TAG

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: